Selamat Datang

Pada abad ke-21 ini, keahlian dalam bidang ilmu-ilmu hayati (life sciences) akan memegang peranan penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan kehayatan (biosains), bioteknologi, dan pengelolaan sumber daya alam. Bahkan bioteknologi diperkirakan akan menjadi salah satu ilmu terapan (applied sciences) yang terpenting. Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB yang didirikan pada Januari 2006, mengelola enam program studi pada tingkat S1, S2 dan S3 yang memberikan pendidikan multidisiplin untuk menghasilkan lulusan dalam ilmu dan teknologi hayati yang siap dan berani menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompetitif.

Lulusan SITH akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan untuk bersaing dalam pasar kerja, dan memiliki kesempatan yang luas untuk berkarir dalam berbagai bidang di lembaga pemerintahan, swasta/industri, kewirausahaan dan yang lainnya. Staf akademik SITH (100% berkualifikasi doktor dari Australia, Belgium, France, Germany, Indonesia, Japan,The Netherlands, UK, dan USA), dengan didukung fasilitas terkini, aktif dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Penelitian yang didanai hibah kompetitif dari dalam dan luar negeri sejalan dengan agenda riset keempat kelompok keilmuan (KK) SITH, yaitu: (1) Ekologi dan Biosistematik, (2) Fisiologi, Biologi Perkembangan dan Biomedika, (3) Mikrobiologi, Genetika dan Biologi Molekuler, dan (4) Sains dan Bioteknologi Tumbuhan.

Berita Terkait